Klaten—Tim II Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro Tahun Akademik 2026/2027 yang ditempatkan di Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, menggagas Program Multidisiplin 2 bertajuk “Gerakan Bersama Penguatan UMKM Desa Bentangan”. Program ini selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, yang menekankan pentingnya peningkatan produktivitas ekonomi lokal, penguatan UMKM, serta penciptaan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui kolaborasi lintas bidang keilmuan, program ini berupaya menjawab berbagai kebutuhan pengembangan usaha, mulai dari aspek hukum, tata kelola pemerintahan, keselamatan dan kesehatan kerja, teknologi pangan, hingga pengelolaan keuangan dan digitalisasi.
Policy Brief: Gerakan Bersama Penguatan UMKM Desa Bentangan
Maureen Adeline Fay mahasiswa Ilmu Pemerintahan (FISIP), mengusulkan program pembuatan policy brief yang ditujukan untuk Pemerintahan Desa Bentangan.
Kegiatan penyusunan Policy Brief: “Gerakan Bersama Penguatan UMKM Desa Bentangan” dilakukan sebagai upaya untuk melihat potensi dan permasalahan UMKM yang ada di Desa Bentangan. Kegiatan ini dilakukan melalui pengumpulan informasi dan identifikasi kondisi pelaku UMKM, mulai dari pengelolaan usaha, pemasaran, hingga kebutuhan pengembangan usaha.

Hasil dari proses tersebut kemudian menjadi dasar dalam menyusun rekomendasi penguatan UMKM yang lebih sesuai dengan kondisi desa. Melalui policy brief ini, diharapkan dapat terbangun kolaborasi antara pemerintah desa, pelaku UMKM, dan masyarakat untuk bersama-sama mendorong UMKM agar lebih berkembang, mandiri, dan mampu meningkatkan perekonomian Desa Bentangan.
Penguatan UMKM melalui literasi keuangan, modernisasi transaksi, dan kesadaran perpajakan bagi pelaku usaha mikro
Baiq Neysa Salma Azdyadiningrum mahasiswa Akuntasi Perpajakan (SV) melaksanakan program Sosialisasi Keuangan yang ditujukan untuk UMKM Desa Bentangan.
Program ini menyasar para pelaku UMKM lokal serta memanfaatkan momentum pertemuan rutin kelompok Ibu-Ibu PKK Desa Bentangan yang memuat para pemilik usaha kecil maupun warga yang tergerak untuk memulai wirausaha. Melalui metode sosialisasi interaktif yang dipadukan dengan pendampingan teknis secara langsung, kegiatan ini memberikan pemahaman praktis agar para pelaku usaha mampu mengelola finansial secara profesional dan adaptif terhadap era digital.

Dalam pelaksanaannya, peserta dibekali edukasi tata kelola keuangan dasar, mulai dari disiplin pemisahan antara kas pribadi dan usaha, pembuatan pencatatan arus kas sederhana, hingga formulasi penetapan harga jual guna memastikan marjin keuntungan yang terstruktur. Tidak hanya itu, program ini turut mendorong modernisasi sistem pembayaran dengan mengedukasi efisiensi transaksi nontunai serta memberikan pendampingan langsung dalam proses pendaftaran QRIS demi kemudahan transaksi pelanggan. Melengkapi aspek legalitas finansial, peserta juga mendapatkan pemahaman dasar perpajakan UMKM terkait hak, kewajiban, serta pemanfaatan insentif pajak dari pemerintah. Lewat pendampingan terpadu ini, para pelaku usaha dan kelompok perempuan di Desa Bentangan diharapkan mampu membangun fondasi bisnis yang transparan, akuntabel, serta berdaya saing tinggi.
KKN Tim II Universitas Diponegoro TA 2026/2027, Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten.